Mungkin ada beberapa kendala yang sulit untuk diupload, hal itu dikarenakan jenis formatnya yang berbeda. Kalau boleh saya menyarankan diupload dahulu di http://www.scribd.com/ agar lebih mudah jika hendak langsung di posting.
http://www.scribd.com/doc/24634730/Struktur-Organisasi-Menkokesra
Tampilkan postingan dengan label Teori organisasi Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teori organisasi Umum. Tampilkan semua postingan
Rabu, 30 Desember 2009
Deskripsi Organiasasi beserta Lingkungannya
Berangkat dari 2 pertanyaan simple tapi memiliki makna luas, membuat saya bingung harus memulainya dari mana. Hingga membuat saya tertegun lama untuk mengeksplorenya, jujur sampai membawa imajinasi ini untuk flash back pada pertemuan awal hingga akhir. Karena saya sadari, saya termasuk mahasiswa yang kurang aktif untuk berpendapat sehingga membuat saya minim data baik yang telah di ungkapkan teman-teman atau ungkapan diri saya sendiri meskipun belum sempat teraktuskan.
Alhamdulilah ternyata akal ini masih mau berkompromi dengan keinginan saya untuk mendapatkan nilai baik dalam mata kuliah ini. Akhirnya saya dapat mood yang baik untuk memulainya dengan berupaya sepenuh hati menjelaskan definisi, unsure, lingkup, hubungan, jenis, proses atau dinamika, serta yang mempengaruhinya baik dari unsure secara langsung ataupun tidak. Dan yang membuat saya lebih bersemangat adalah kebebasan untuk dapat mengeksplorenya dengan bahasa sendiri, sebelumnya saya hendak mengucapkan terima kasih bu atas kesempatan ini.
Definisi organisasi ialah sekelompok manusia yang terkait satu sama lain dalam suatu kerja sama karena adanya kesadaran akan ikatan persamaan di antaranya ; latar belakang yang menyangkut akan kebutuhan, pola berpikir, dan harapan dari sebuah tujuan nyata yang hendak di raih. Sehingga membentuk sebuah wadah untuk dapat merealisasikannya dengan suatu kesepakatan bersama, yang memiliki peraturan di dalamnya baik pola yang di gunakan maupun fungsi masing-masing personal, dan dengan adanya fungsi tersebut berimplikasi pada munculnya statifikasi yang akan di percayakan untuk menjadi perwakilan sebagai pemimpin yang akan mempertanggung jawabkan semua dalam prosesnya. Kurang lebih seperti itu definisi yang saya peroleh dari ringkasan catatan pemahaman saya atas fenomena organisasi. Karena di dalam organisasi mencangkup beberapa unsure di antaranya :
Adanya personal-personal yang menyadari kebutuhannya tak dapat di penuhi hanya seorang diri
Adanya kesamaan tujuan pada masing-masing personal
Muncul beberapa kesepakatan yang akhirnya menjadi sebuah peraturan
Adanya fungsi pada masing-masing personal
Dipercayakannya salah satu di antaranya untuk menjadi pemimpin untuk mengelolanya
Adanya bahan pendukung
Batasannya terletak pada masing-masing unsure yang di butuhkan oleh organisasi tersebut untuk dapat mencapai tujuannya, contohnya ; jika suatu organisasi social hendak membuat acara bakti social di wilayah “ x “ dan membutuhkan dana sekian, maka hal tersebut haruslah sesuai dengan pperencanaan awal karena jika tidak maka akan memungkinkan adanya penyalahgunaan wewenang baik secara structural vertical maupun horizontal.
Dan jika di lihat lebih jauh maka bagi seorang pemimpin sangatlah sukar untuk mengelola organisasi, oleh karena itu di butuhkan pengetahuan yang relevan agar proses pencapaian tujuan lebih efektif dan efisien. Dan di sinilah letak keterkaitan antara organisasi dengan managemannya. Karena proses kegiatan tersebut termasuk dalam kegiatan manageman di antaranya ;
Perencanaan
Pengorganisasian
Motivasi
Pengendalian
Di harapkan dari berbagai kegiatan tersebut dapat mengelola segala aspek pendukung menjadi lebih bermanfaat yang tepat sasaran. Agar sumber pendukung tersebut tidak bersifat mubazir. Atau bahkan bukan tidak mungkin hal itu dapat mengalami perubahan dalam dinamikanya yang juga mengancam tercapainya cita-cita organisasi tersebut. Hal ini di karenakan menyangkut banyak bahan pendukung di antaranya ;
Personal sebagai anggota organisasi
Dana sebagai alat pergerakan
Bahan material sebagai salah satu infrastruktur
Mesin atau alat yang membantu pekerjaan lebih efektif dan efisien
Metode yang di gunakan
Medan yang di tempuh sebagai obyek ( pasar )
Oleh karena itu di sanalah arti penting sebuah system manageman yang di gunakan amat menentukan maju atau mundurnya sebuah organisasi. Namun terdapat perbedaan-perbedaan system manageman yang di gunakan hal ini di pengaruhi oleh orientasi organisasi itu sendiri.
Dan jika berbagai aspek di atas tidak di fokuskan dengan benar maka akan mempengaruhi dinamika proses organisasi itu sendiri, akan tetapi semua item pendukung tersebut akan berarah pada satu tujuan yang di sepakati sebagai visi yang hendak di realisasikan dalam organisasi tersebut. Dan dengan visi serta metode itulah yang dapat membedakan jenis yang satu dengan jenis organisasi lain.
Berikut kesimpulan yang sifatnya saya secara pribadi ;
Organisasi merupakan kumpulan individu yang memiliki beragam persamaan hingga hendak meraih tujuan bersama dan dalam proses pencapaiannya terdapat pembagian wewenang lebih besar kepada orang tersebut yang di tunjuk sebagai pemimpin organisasi yang kemudian memiliki peraturan untuk menjadikan anggotanya tetap konsisten pada latar belakang dan tujuan yang hendak di capai.
Dan berikut ciri pokok sebuah organisasi yang tergolong dalam citra baik dan buruk, berikut perbedaannya ;
Cirri organisasi baik :
1. System manageman yang di gunakan sesuai dengan orientasi organisasi itu sendiri.
2. Sikap tanggap terhadap kondisi up date, baik itu yang dapat mengancam maupun membangun perkembangan dapat di sikapi dengan tepat dan cepat.
3. Tingkat pengendalian antar sumber pendukung baik unsure maupun sarana pendukung bersifat tegas dan adil tanpa adanya penyalahgunaan.
4. Tentu memiliki sdm dengan kualitas yang baik bukan hanya kuantitasnya saja, selain itu juga memiliki generasi berikutnya sebagai pertahanan perjuangan nilai organisasi tersebut.
Cirri organisasi kurang baik ;
1. Organisasi kurang mapan / mampu melakukan reproduksi produk yang di tawarkannya ke pasar.
2. Dalam memilih alternative strategi ataupun pencitraan di berbagai media tidak tepat dengan pasar maupun konteks yang melingkupinya.
3. Dalam menghadapi permasalahan internal / konflik, manageman penyelesaiannya minim solusi.
4. Penataan peran kurang sesuai dengan karakter personal, kebutuhan organisasi secara makro maupun mikro serta keterkaitannya dengan keadaan organisasi saat itu.
5. Melemahnya tingkat inofasi di berbagai kalangan anggota organisasi.
6. Menurunnya motifasi anggota hingga berpengaruh pada kinerja perkembangan makro.
Alhamdulilah ternyata akal ini masih mau berkompromi dengan keinginan saya untuk mendapatkan nilai baik dalam mata kuliah ini. Akhirnya saya dapat mood yang baik untuk memulainya dengan berupaya sepenuh hati menjelaskan definisi, unsure, lingkup, hubungan, jenis, proses atau dinamika, serta yang mempengaruhinya baik dari unsure secara langsung ataupun tidak. Dan yang membuat saya lebih bersemangat adalah kebebasan untuk dapat mengeksplorenya dengan bahasa sendiri, sebelumnya saya hendak mengucapkan terima kasih bu atas kesempatan ini.
Definisi organisasi ialah sekelompok manusia yang terkait satu sama lain dalam suatu kerja sama karena adanya kesadaran akan ikatan persamaan di antaranya ; latar belakang yang menyangkut akan kebutuhan, pola berpikir, dan harapan dari sebuah tujuan nyata yang hendak di raih. Sehingga membentuk sebuah wadah untuk dapat merealisasikannya dengan suatu kesepakatan bersama, yang memiliki peraturan di dalamnya baik pola yang di gunakan maupun fungsi masing-masing personal, dan dengan adanya fungsi tersebut berimplikasi pada munculnya statifikasi yang akan di percayakan untuk menjadi perwakilan sebagai pemimpin yang akan mempertanggung jawabkan semua dalam prosesnya. Kurang lebih seperti itu definisi yang saya peroleh dari ringkasan catatan pemahaman saya atas fenomena organisasi. Karena di dalam organisasi mencangkup beberapa unsure di antaranya :
Adanya personal-personal yang menyadari kebutuhannya tak dapat di penuhi hanya seorang diri
Adanya kesamaan tujuan pada masing-masing personal
Muncul beberapa kesepakatan yang akhirnya menjadi sebuah peraturan
Adanya fungsi pada masing-masing personal
Dipercayakannya salah satu di antaranya untuk menjadi pemimpin untuk mengelolanya
Adanya bahan pendukung
Batasannya terletak pada masing-masing unsure yang di butuhkan oleh organisasi tersebut untuk dapat mencapai tujuannya, contohnya ; jika suatu organisasi social hendak membuat acara bakti social di wilayah “ x “ dan membutuhkan dana sekian, maka hal tersebut haruslah sesuai dengan pperencanaan awal karena jika tidak maka akan memungkinkan adanya penyalahgunaan wewenang baik secara structural vertical maupun horizontal.
Dan jika di lihat lebih jauh maka bagi seorang pemimpin sangatlah sukar untuk mengelola organisasi, oleh karena itu di butuhkan pengetahuan yang relevan agar proses pencapaian tujuan lebih efektif dan efisien. Dan di sinilah letak keterkaitan antara organisasi dengan managemannya. Karena proses kegiatan tersebut termasuk dalam kegiatan manageman di antaranya ;
Perencanaan
Pengorganisasian
Motivasi
Pengendalian
Di harapkan dari berbagai kegiatan tersebut dapat mengelola segala aspek pendukung menjadi lebih bermanfaat yang tepat sasaran. Agar sumber pendukung tersebut tidak bersifat mubazir. Atau bahkan bukan tidak mungkin hal itu dapat mengalami perubahan dalam dinamikanya yang juga mengancam tercapainya cita-cita organisasi tersebut. Hal ini di karenakan menyangkut banyak bahan pendukung di antaranya ;
Personal sebagai anggota organisasi
Dana sebagai alat pergerakan
Bahan material sebagai salah satu infrastruktur
Mesin atau alat yang membantu pekerjaan lebih efektif dan efisien
Metode yang di gunakan
Medan yang di tempuh sebagai obyek ( pasar )
Oleh karena itu di sanalah arti penting sebuah system manageman yang di gunakan amat menentukan maju atau mundurnya sebuah organisasi. Namun terdapat perbedaan-perbedaan system manageman yang di gunakan hal ini di pengaruhi oleh orientasi organisasi itu sendiri.
Dan jika berbagai aspek di atas tidak di fokuskan dengan benar maka akan mempengaruhi dinamika proses organisasi itu sendiri, akan tetapi semua item pendukung tersebut akan berarah pada satu tujuan yang di sepakati sebagai visi yang hendak di realisasikan dalam organisasi tersebut. Dan dengan visi serta metode itulah yang dapat membedakan jenis yang satu dengan jenis organisasi lain.
Berikut kesimpulan yang sifatnya saya secara pribadi ;
Organisasi merupakan kumpulan individu yang memiliki beragam persamaan hingga hendak meraih tujuan bersama dan dalam proses pencapaiannya terdapat pembagian wewenang lebih besar kepada orang tersebut yang di tunjuk sebagai pemimpin organisasi yang kemudian memiliki peraturan untuk menjadikan anggotanya tetap konsisten pada latar belakang dan tujuan yang hendak di capai.
Dan berikut ciri pokok sebuah organisasi yang tergolong dalam citra baik dan buruk, berikut perbedaannya ;
Cirri organisasi baik :
1. System manageman yang di gunakan sesuai dengan orientasi organisasi itu sendiri.
2. Sikap tanggap terhadap kondisi up date, baik itu yang dapat mengancam maupun membangun perkembangan dapat di sikapi dengan tepat dan cepat.
3. Tingkat pengendalian antar sumber pendukung baik unsure maupun sarana pendukung bersifat tegas dan adil tanpa adanya penyalahgunaan.
4. Tentu memiliki sdm dengan kualitas yang baik bukan hanya kuantitasnya saja, selain itu juga memiliki generasi berikutnya sebagai pertahanan perjuangan nilai organisasi tersebut.
Cirri organisasi kurang baik ;
1. Organisasi kurang mapan / mampu melakukan reproduksi produk yang di tawarkannya ke pasar.
2. Dalam memilih alternative strategi ataupun pencitraan di berbagai media tidak tepat dengan pasar maupun konteks yang melingkupinya.
3. Dalam menghadapi permasalahan internal / konflik, manageman penyelesaiannya minim solusi.
4. Penataan peran kurang sesuai dengan karakter personal, kebutuhan organisasi secara makro maupun mikro serta keterkaitannya dengan keadaan organisasi saat itu.
5. Melemahnya tingkat inofasi di berbagai kalangan anggota organisasi.
6. Menurunnya motifasi anggota hingga berpengaruh pada kinerja perkembangan makro.
Senin, 16 November 2009
Soal & Jawaban Tugas Teori Organisasi Umum (Tugas 1)
Tugas Teori Organisasi Umum
1. Mengapa manusia cenderung untukmengatur dan mengorganisasi kegiatan-kegiatannya ?
2. Sebutkan dan terangkan beberapa alasan untuk mempelajari organisasi secara formal !
3. Teori oraganisasi klasik telah menimbulkan dampak pada organisasi-organisasi sampai sekarang, coba sebutkan beberapa contohnya !
4. Henri Fayol seorang industrialis merupakan salah satu tokoh teori organisasi, dalam bukunya menyatakan bahwa semua kegiatan industri dapat dikelompokan menjadi berapa, sebutkan !
5. Menurut teori organisasi klasik adanya suatu organisasi bergantung pada empat kondisi, sebutkan dan terangkan !
6. Mengapa teori neoklasik secara sederhana dikenal sebagai teori hubungan manusiawi (the human realtion movement) ?
7. Apakah teori neoklasik merupakan teori baru seperti teori klasik ?
8. Bagaimanakah pandangan teori neoklasik terhadap organisasi informal ?
9. Dalam teori organisasi modern dikemukakan bahwa organisasi merupakan sistem terbuka, apa maksudnya ?
10. Menurutu teori modern organisasi sebagai suatu sistem terdiri atas beberapa unsur sebutkan !
Jawaban :
1. karena denganmengatur dan mengorganisasikan kegiatannya, manusia dapat mencapai tujuan yang dia inginkan dan dapat merencanakan hal-hal lain sebagai misi dari visi yang harus di capai.
2. alasan untuk mempelajari organisasi formal
• hubungan-hubungan antar pribadi ditentukan oleh organisasi
• kepemimpinan, para pemimpin ditetapkan dan ditunjukkan dalam forma
• pengendalian dan keprilakuan, organisasi-organisasi formal mengendalikan prilaku karyawan melalui balas jasa dan hukuman.
• ketergantungan, kemampuan pada organisasi formal berhubungan dengan balas jasa dan hukuman.
3. 1. Teori birokrasi :
- pembagian kerja yang jelas
- hirarki wewenang yang dirumuskan secaa baik
- program rasional dalam pencapaian tujuan organisasi
- sistem prosedur bagi penanganan situasi kerja
- sistem aturan yang mencakup hak-hak dan kewajiban-kewajiban posisi para pemegang jabatan
- hubungan antar pribadi yang bersifat impersonal
2. teori administrasi
Menurut Henry Fayol mengemukakan dan membahas 14 kaidah manajemen yang menjadi dasar pengembangan teori administrasi :
- Pembagian kerja
- Wewengan dan tanggung jawab
- Disiplin
- Kesatuan perintah
- Mendahulukan kepentingan umum dari pada kepentingan pribadi
- Balas jasa
- Sentralisasi
- Rantai skalar
- Aturan
- Keadilan
- Kelanggengan personalia
- Inisiatif
- Semangat korps
3. manajemen ilmiah
4. di bagi menjadi 4 elemen :
- perencanaan
- pengorganisasian
- pemberian perintah
- pengkoordinasian
- pengawasan
5. bergantung pada 4 kondisi :
- kekuasaan
- saling melayani
- doktrin (rumusan tujuan organisasi)
- disiplin (perilaku yang ditentukan oleh perintah)
6. disebut beigtu karena menekankan pentingnya aspek psikologi dan sosial, dan beranggapan bahwa suatu organisasi sebagai sekolompok orang dengan tujuan bersama.
7. teori neoklasik memang baru, tapi merupakan pengembangan dari teori klasik yang dikembangkan dari percobaan-percobaan Howthorne dan dari tulisan Huga Munsterberg. jadi isi dari teori neoklasik tidak sama seperti teori klasik.
8. teori neoklasik dan organisasi informal memiliki kesamaan dasar yang sama.
9. maksudnya sistem terbuka dapat menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan lingkungan di mana segmen teknis dan manusiawi saling terkait.
10 . organisasi sebagai sistem terdiri dari 3 unsur, yaitu :
- Unsur struktur makro
- Unsur proses yang bersifat makro
- Unsur perilaku anggota yang bersifat mikro
1. Mengapa manusia cenderung untukmengatur dan mengorganisasi kegiatan-kegiatannya ?
2. Sebutkan dan terangkan beberapa alasan untuk mempelajari organisasi secara formal !
3. Teori oraganisasi klasik telah menimbulkan dampak pada organisasi-organisasi sampai sekarang, coba sebutkan beberapa contohnya !
4. Henri Fayol seorang industrialis merupakan salah satu tokoh teori organisasi, dalam bukunya menyatakan bahwa semua kegiatan industri dapat dikelompokan menjadi berapa, sebutkan !
5. Menurut teori organisasi klasik adanya suatu organisasi bergantung pada empat kondisi, sebutkan dan terangkan !
6. Mengapa teori neoklasik secara sederhana dikenal sebagai teori hubungan manusiawi (the human realtion movement) ?
7. Apakah teori neoklasik merupakan teori baru seperti teori klasik ?
8. Bagaimanakah pandangan teori neoklasik terhadap organisasi informal ?
9. Dalam teori organisasi modern dikemukakan bahwa organisasi merupakan sistem terbuka, apa maksudnya ?
10. Menurutu teori modern organisasi sebagai suatu sistem terdiri atas beberapa unsur sebutkan !
Jawaban :
1. karena denganmengatur dan mengorganisasikan kegiatannya, manusia dapat mencapai tujuan yang dia inginkan dan dapat merencanakan hal-hal lain sebagai misi dari visi yang harus di capai.
2. alasan untuk mempelajari organisasi formal
• hubungan-hubungan antar pribadi ditentukan oleh organisasi
• kepemimpinan, para pemimpin ditetapkan dan ditunjukkan dalam forma
• pengendalian dan keprilakuan, organisasi-organisasi formal mengendalikan prilaku karyawan melalui balas jasa dan hukuman.
• ketergantungan, kemampuan pada organisasi formal berhubungan dengan balas jasa dan hukuman.
3. 1. Teori birokrasi :
- pembagian kerja yang jelas
- hirarki wewenang yang dirumuskan secaa baik
- program rasional dalam pencapaian tujuan organisasi
- sistem prosedur bagi penanganan situasi kerja
- sistem aturan yang mencakup hak-hak dan kewajiban-kewajiban posisi para pemegang jabatan
- hubungan antar pribadi yang bersifat impersonal
2. teori administrasi
Menurut Henry Fayol mengemukakan dan membahas 14 kaidah manajemen yang menjadi dasar pengembangan teori administrasi :
- Pembagian kerja
- Wewengan dan tanggung jawab
- Disiplin
- Kesatuan perintah
- Mendahulukan kepentingan umum dari pada kepentingan pribadi
- Balas jasa
- Sentralisasi
- Rantai skalar
- Aturan
- Keadilan
- Kelanggengan personalia
- Inisiatif
- Semangat korps
3. manajemen ilmiah
4. di bagi menjadi 4 elemen :
- perencanaan
- pengorganisasian
- pemberian perintah
- pengkoordinasian
- pengawasan
5. bergantung pada 4 kondisi :
- kekuasaan
- saling melayani
- doktrin (rumusan tujuan organisasi)
- disiplin (perilaku yang ditentukan oleh perintah)
6. disebut beigtu karena menekankan pentingnya aspek psikologi dan sosial, dan beranggapan bahwa suatu organisasi sebagai sekolompok orang dengan tujuan bersama.
7. teori neoklasik memang baru, tapi merupakan pengembangan dari teori klasik yang dikembangkan dari percobaan-percobaan Howthorne dan dari tulisan Huga Munsterberg. jadi isi dari teori neoklasik tidak sama seperti teori klasik.
8. teori neoklasik dan organisasi informal memiliki kesamaan dasar yang sama.
9. maksudnya sistem terbuka dapat menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan lingkungan di mana segmen teknis dan manusiawi saling terkait.
10 . organisasi sebagai sistem terdiri dari 3 unsur, yaitu :
- Unsur struktur makro
- Unsur proses yang bersifat makro
- Unsur perilaku anggota yang bersifat mikro
Minggu, 15 November 2009
Soal & Jawaban Tugas Teori Organisasi Umum (Tugas 2)
PROSES KOMUNIKASI
1. Apa yang dimaksud dengan proses komunikasi, keseimbangan dan proses pengambilan keputusan dalam teori organisasi modern?
2. Apa alasannya organisasi formal diibaratkan sebagai sebuah kendaraan untuk mencapai tujuan secara bersama?
3. Mengapa tidak ada suatu cara desain yang “ampuh’ untuk segala kondisi?
4. Apa peranan manajer proyek dalam organisasi proyek secara umum?
5. Bagaimana pendapat Scott dan Mitchell tentang pengertian kata pengaruh, sebutkan contohnya!
6. Sebut dan terangkan 5 sumber atau basis yang diidentifikasikan oleh French dan Roven!
7. Bagaimana tipe pendekatan teknik-teknik kreatip dalam pengambilan keputusan?
8. Bagaimana pula kritik terhadap teknik Brainstroms ? terangkan!
9. Apa yang dimaksud dengan proses Minaut dalam pengambilan keputusan?
10. Apa sebab timbulnya organisasi informal?
11. Apakah yang dimaksud dengan “jendela johari” dikembangkan oleh siapa?
12. Bagaimana maksud dari model teori proses motivasi kerja?
Jawab :
1. A. Proses komunikasi adalah bagaimana komunikator menyampaikan pesan kepada komunikannya, sehingga dapat dapat menciptakan suatu persamaan makna antara komunikan dengan komunikatornya.
b. Keseimbangan dalam teori organisasi modern adalah penyeimbangan mekanisme yang dicapai dg jln menjaga hub. Struktural yang harmonis.
c. Proses pengambilan keputusan adalah variabel internal dalam suatu organisasi yg tergantung pada pekerjaan2, harapan-harapan individu, motivasi dan struktur org.
2. layaknya suatu kendaraan yang memiliki mesin, dan sistem yang membuat kendaraan tersebut berjalan, membawa penumpang sampai ke tempat tujuan. Itupun yang terjadi dalam sebuah organisasi formal. Organisasi formal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang mengikatkan diri dengan suatu tujuan bersama secara sadar serta dengan hubungan kerja yang rasional. Dengan begitu, orang-orang yang yang terlibat di dalamnya akan saling berinteraksi, berkomunikasi, berkerja sama dan memberi pengaruh agar bisa mencapai tujuan yang diinginkan dari organisasi tersebut.
3. karena setiap kondisi memiliki sebab yang berbeda-beda, faktor yang berbeda-beda, yang menyebabkan suatu kondisi itu terbentuk. Dan bentuk kondisi yang tercipta itu memiliki jalan keluar yang berbeda-beda pula, tergantung bagaimana tingkat kesulitan kondisi tersebut. Kita tidak bisa memakai cara yang khusus untuk konsidi yang terbilang umum, karena penafsirannya yang berbeda. Itulah mengapa tidak ada cara yang ampuh untuk segala kondisi.
4. peranan manajer proyek adalah sebuah peranan yang di mana kontruksi nya sangat besar dalam menentukkan keberhasilan proyek dari segi waktu, mutu, keamanan dan kenyamanan yg optimal sehingga dari sisi ini dapat berkembang perusahaan nya tersebut.
5. Menurutu Scott dan Michael, proses pengambilan keputusan meliputi :
- proses pencarian / penemuan tujuan.
- formulasi tujuan.
- pemilihan alternatif atau strategi untuk mencapai tujuan
- mengevaluasi hasil-hasil.
6. Pendekatan French dan Raven
Pendekatan ini mendefinisikan kekuasaan berdasarkan pada pengaruh, dan pengaruh berdasarkan pada perubahan psikologis. Pengaruh adalah pengendalian yang dilakukan oleh seseorang dalam organisasi terhadap orang lain, sedangkan kekuasaan adalah pengaruh laten. French dan Roven menhidentifikasikan lima sumber atau basis kekuasaan :
1. kekuasaan balas jasa ( reward power)
2. kekuasaan paksa (coercive power)
3. kekuasaan sah (legitimate power)
4. kekuasaan ahli (expert power)
5. kekuasaan panutan (referent power)
7. Teknik-teknik kreatif
Tipe teknik ini mencoba untuk memanfaatkan semua hal yang tersedia untuk membantu individu dalam pengambilan keputusan kreatif. Dalam hal ini ada empat pedoman sebagai alat bantu stimulasi kreatifitas yang cukup representatif yang dikemukakan oleh Newman, Summer, dan Warren, yaitu :
1. Menyadari berbagai hambatan psikologis, terutama rintangan budaya dan persepsual.
2. Mencoba merubah atribut-atribut dengan memusatkan perhatian pada suatu atribut pada waktu tertentu terutama atribut kunci.
3. Waspada terhadap penemuan-penemuan tak sengaja.
4. Menyadari bahwa komputer mempunyai potensi untuk menjadi pelangkap otak manusia dalam tahap-tahap tertentu proses kreatif.
8. Kritik terhadap teknik brainstorming :
- hanya dapat diterapkan pada masalah-masalah keputusan sederhana.
- sangat memakan waktu dan biaya
- hanya menghasilkan ide-ide dangkal.
9. Proses minaut dikembangkan oleh Kepner dan Tregoe.
Di sini diterapkan empat proses dasar yang rasional dalam penggunaan dan penyebaran informasi mengenai masalah organisasi yang diterapkan sacara sistematik tentang:
(1) menilai dan menjelaskan
(2) sebab akibat
(3) melakukan pilihan
(4) mengantisipasi masa depan
Oleh karena itu, prosesnya dibedakan menjadi empat tipe :
(1) analisis situasi (pengenalan masalah, pemisahan masalah, penetapan prioritas, dan penempatan)
(2) analisis persoalan (merumuskan, menguraikan, menyaring informasi, menguji sebab yangmungkin dan melakukan verifikasi)
(3) analisis keputusan (merumuskan pernyataan keputusan, menentukan sasaran, mengembangkan dan mengevaluasi alternative, dan menganalisa konsekuensi atau resiko)
(4) analisis persoalan potensial (mengidentifikasi daerah kritis/lemah, mengidentifikasi persoalan potensial menyimpang, mengidentifikasi sebab yang mungkin dan mengidentifikasi tindakan penanggulangan).
10. Adapun alasan utama terbentuknya organisasi informal adalah adanya kebutuhan-kebutuhan penting yang bersifat manusiawi (human needs) yang harus dipenuhi oleh organisasi formal. Berikut ini kebutuhan-kebutuhan yang mendasari terbentuknya organisasi informal :
a. kebutuhan sosial
b. rasa memiliki dan pengenalan diri
c. pengetahuan tentang perilaku yang diterima
d. perhatian (simpati)
e. bantuan dalam pencapaija tujuan
f. kesempatan berpengaruh dan berkreasi
g. pelestarian nilai-nilai budaya
h. komunikasi dan informasi.
11. Johari Window atau Jendela Johari merupakan salah satu cara untuk melihat dinamika dari self-awareness, yang berkaitan dengan perilaku, perasaan, dan motif kita. Dikembangkan oleh Joseph Luft dan Harry Ingham di tahun 1955.
12. Motivasi adalah suatu proses dimana kebutuhan-kebutuhan mendorong seseorang untuk melakukan serangkaian kegiatan yang mengarah ke tercapainya suatu tujuan tertentu. Atau dapat diartikan sebagai kekuatan (energi) seseorang yang dapat menimbulkan tingkat persistensi dan entusiasmenya dalam melaksanakan suatu kegiatan, baik yang bersumber dari dalam diri individu itu sendiri (motivasi intrinsik) maupun dari luar individu (motivasi ekstrinsik). Tujuan dari motivasi ini, jika berhasil dicapai akan memuaskan atau memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut. Seberapa kuat motivasi yang dimiliki individu akan banyak menentukan terhadap kualitas perilaku yang ditampilkannya, baik dalam konteks belajar, bekerja maupun dalam kehidupan lainnya.
Dalam konteks studi psikologi, Abin Syamsuddin Makmun (2003) mengemukakan bahwa untuk memahami motivasi individu dapat dilihat dari beberapa indikator, diantaranya:
(1) durasi kegiatan;
(2) frekuensi kegiatan;
(3) persistensi pada kegiatan;
(4) ketabahan, keuletan dan kemampuan dalam mengahadapi rintangan dan kesulitan;
(5) devosi dan pengorbanan untuk mencapai tujuan;
(6) tingkat aspirasi yang hendak dicapai dengan kegiatan yang dilakukan;
(7) tingkat kualifikasi prestasi atau produk (out put) yang dicapai dari kegiatan yang dilakukan;
(8) arah sikap terhadap sasaran kegiatan.
1. Apa yang dimaksud dengan proses komunikasi, keseimbangan dan proses pengambilan keputusan dalam teori organisasi modern?
2. Apa alasannya organisasi formal diibaratkan sebagai sebuah kendaraan untuk mencapai tujuan secara bersama?
3. Mengapa tidak ada suatu cara desain yang “ampuh’ untuk segala kondisi?
4. Apa peranan manajer proyek dalam organisasi proyek secara umum?
5. Bagaimana pendapat Scott dan Mitchell tentang pengertian kata pengaruh, sebutkan contohnya!
6. Sebut dan terangkan 5 sumber atau basis yang diidentifikasikan oleh French dan Roven!
7. Bagaimana tipe pendekatan teknik-teknik kreatip dalam pengambilan keputusan?
8. Bagaimana pula kritik terhadap teknik Brainstroms ? terangkan!
9. Apa yang dimaksud dengan proses Minaut dalam pengambilan keputusan?
10. Apa sebab timbulnya organisasi informal?
11. Apakah yang dimaksud dengan “jendela johari” dikembangkan oleh siapa?
12. Bagaimana maksud dari model teori proses motivasi kerja?
Jawab :
1. A. Proses komunikasi adalah bagaimana komunikator menyampaikan pesan kepada komunikannya, sehingga dapat dapat menciptakan suatu persamaan makna antara komunikan dengan komunikatornya.
b. Keseimbangan dalam teori organisasi modern adalah penyeimbangan mekanisme yang dicapai dg jln menjaga hub. Struktural yang harmonis.
c. Proses pengambilan keputusan adalah variabel internal dalam suatu organisasi yg tergantung pada pekerjaan2, harapan-harapan individu, motivasi dan struktur org.
2. layaknya suatu kendaraan yang memiliki mesin, dan sistem yang membuat kendaraan tersebut berjalan, membawa penumpang sampai ke tempat tujuan. Itupun yang terjadi dalam sebuah organisasi formal. Organisasi formal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang mengikatkan diri dengan suatu tujuan bersama secara sadar serta dengan hubungan kerja yang rasional. Dengan begitu, orang-orang yang yang terlibat di dalamnya akan saling berinteraksi, berkomunikasi, berkerja sama dan memberi pengaruh agar bisa mencapai tujuan yang diinginkan dari organisasi tersebut.
3. karena setiap kondisi memiliki sebab yang berbeda-beda, faktor yang berbeda-beda, yang menyebabkan suatu kondisi itu terbentuk. Dan bentuk kondisi yang tercipta itu memiliki jalan keluar yang berbeda-beda pula, tergantung bagaimana tingkat kesulitan kondisi tersebut. Kita tidak bisa memakai cara yang khusus untuk konsidi yang terbilang umum, karena penafsirannya yang berbeda. Itulah mengapa tidak ada cara yang ampuh untuk segala kondisi.
4. peranan manajer proyek adalah sebuah peranan yang di mana kontruksi nya sangat besar dalam menentukkan keberhasilan proyek dari segi waktu, mutu, keamanan dan kenyamanan yg optimal sehingga dari sisi ini dapat berkembang perusahaan nya tersebut.
5. Menurutu Scott dan Michael, proses pengambilan keputusan meliputi :
- proses pencarian / penemuan tujuan.
- formulasi tujuan.
- pemilihan alternatif atau strategi untuk mencapai tujuan
- mengevaluasi hasil-hasil.
6. Pendekatan French dan Raven
Pendekatan ini mendefinisikan kekuasaan berdasarkan pada pengaruh, dan pengaruh berdasarkan pada perubahan psikologis. Pengaruh adalah pengendalian yang dilakukan oleh seseorang dalam organisasi terhadap orang lain, sedangkan kekuasaan adalah pengaruh laten. French dan Roven menhidentifikasikan lima sumber atau basis kekuasaan :
1. kekuasaan balas jasa ( reward power)
2. kekuasaan paksa (coercive power)
3. kekuasaan sah (legitimate power)
4. kekuasaan ahli (expert power)
5. kekuasaan panutan (referent power)
7. Teknik-teknik kreatif
Tipe teknik ini mencoba untuk memanfaatkan semua hal yang tersedia untuk membantu individu dalam pengambilan keputusan kreatif. Dalam hal ini ada empat pedoman sebagai alat bantu stimulasi kreatifitas yang cukup representatif yang dikemukakan oleh Newman, Summer, dan Warren, yaitu :
1. Menyadari berbagai hambatan psikologis, terutama rintangan budaya dan persepsual.
2. Mencoba merubah atribut-atribut dengan memusatkan perhatian pada suatu atribut pada waktu tertentu terutama atribut kunci.
3. Waspada terhadap penemuan-penemuan tak sengaja.
4. Menyadari bahwa komputer mempunyai potensi untuk menjadi pelangkap otak manusia dalam tahap-tahap tertentu proses kreatif.
8. Kritik terhadap teknik brainstorming :
- hanya dapat diterapkan pada masalah-masalah keputusan sederhana.
- sangat memakan waktu dan biaya
- hanya menghasilkan ide-ide dangkal.
9. Proses minaut dikembangkan oleh Kepner dan Tregoe.
Di sini diterapkan empat proses dasar yang rasional dalam penggunaan dan penyebaran informasi mengenai masalah organisasi yang diterapkan sacara sistematik tentang:
(1) menilai dan menjelaskan
(2) sebab akibat
(3) melakukan pilihan
(4) mengantisipasi masa depan
Oleh karena itu, prosesnya dibedakan menjadi empat tipe :
(1) analisis situasi (pengenalan masalah, pemisahan masalah, penetapan prioritas, dan penempatan)
(2) analisis persoalan (merumuskan, menguraikan, menyaring informasi, menguji sebab yangmungkin dan melakukan verifikasi)
(3) analisis keputusan (merumuskan pernyataan keputusan, menentukan sasaran, mengembangkan dan mengevaluasi alternative, dan menganalisa konsekuensi atau resiko)
(4) analisis persoalan potensial (mengidentifikasi daerah kritis/lemah, mengidentifikasi persoalan potensial menyimpang, mengidentifikasi sebab yang mungkin dan mengidentifikasi tindakan penanggulangan).
10. Adapun alasan utama terbentuknya organisasi informal adalah adanya kebutuhan-kebutuhan penting yang bersifat manusiawi (human needs) yang harus dipenuhi oleh organisasi formal. Berikut ini kebutuhan-kebutuhan yang mendasari terbentuknya organisasi informal :
a. kebutuhan sosial
b. rasa memiliki dan pengenalan diri
c. pengetahuan tentang perilaku yang diterima
d. perhatian (simpati)
e. bantuan dalam pencapaija tujuan
f. kesempatan berpengaruh dan berkreasi
g. pelestarian nilai-nilai budaya
h. komunikasi dan informasi.
11. Johari Window atau Jendela Johari merupakan salah satu cara untuk melihat dinamika dari self-awareness, yang berkaitan dengan perilaku, perasaan, dan motif kita. Dikembangkan oleh Joseph Luft dan Harry Ingham di tahun 1955.
12. Motivasi adalah suatu proses dimana kebutuhan-kebutuhan mendorong seseorang untuk melakukan serangkaian kegiatan yang mengarah ke tercapainya suatu tujuan tertentu. Atau dapat diartikan sebagai kekuatan (energi) seseorang yang dapat menimbulkan tingkat persistensi dan entusiasmenya dalam melaksanakan suatu kegiatan, baik yang bersumber dari dalam diri individu itu sendiri (motivasi intrinsik) maupun dari luar individu (motivasi ekstrinsik). Tujuan dari motivasi ini, jika berhasil dicapai akan memuaskan atau memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut. Seberapa kuat motivasi yang dimiliki individu akan banyak menentukan terhadap kualitas perilaku yang ditampilkannya, baik dalam konteks belajar, bekerja maupun dalam kehidupan lainnya.
Dalam konteks studi psikologi, Abin Syamsuddin Makmun (2003) mengemukakan bahwa untuk memahami motivasi individu dapat dilihat dari beberapa indikator, diantaranya:
(1) durasi kegiatan;
(2) frekuensi kegiatan;
(3) persistensi pada kegiatan;
(4) ketabahan, keuletan dan kemampuan dalam mengahadapi rintangan dan kesulitan;
(5) devosi dan pengorbanan untuk mencapai tujuan;
(6) tingkat aspirasi yang hendak dicapai dengan kegiatan yang dilakukan;
(7) tingkat kualifikasi prestasi atau produk (out put) yang dicapai dari kegiatan yang dilakukan;
(8) arah sikap terhadap sasaran kegiatan.
Langganan:
Postingan (Atom)